Apakah Bahaya Testosteron Rendah?

Apakah Bahaya Testosteron Rendah?


Testosteron merupakan hormone seks yang berperan penting terhadap perkembangan seksual dan reproduksi, terutama pada pria. Meski testosteron merupakan hormon yang sangat penting bagi pria, wanita sebenarnya juga memiliki hormon testosteron dalam level yang lebih rendah. Hormon ini tergolong steroid dan terdapat pada kebanyakan spesies vertebrata seperti mamalia, reptil, dan unggas.

Terdapat bukti bahwa testosteron yang rendah dapat meningkatkan kondisi medis yang serius lainnya, dan pria dengan testosteron rendah berkesempatan lebih besar mati muda daripada laki-laki dengan tingkat yang lebih tinggi.

Sebuah penelitian besar yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation menunjukkan adanya hubungan terbalik antara tingkat testosteron dan kematian akibat penyakit kardiovaskuler dan  semua penyebab.  Studi lain menyimpulkan bahwa ” kekurangan testosteron pada pria yang lebih tua dari 20 tahun dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dari beberapa faktor risiko,  dan beberapa kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya".

Menurut beberapa hasil penelitian, beberapa gejala berikut dapat menjadi indikasi penurunan level testosteron.

  • Disfungsi ereksi, atau impotensi.
  • Penurunan gairah seksual.
  • Mudah pusing.
  • Testis menyusut dan melunak.
  • Konsentrasi sperma menurun.
  • Rentan patah tulang.
  • Depresi, mudah marah, dan sulit berkonsentrasi.
  • Kehilangan massa otak atau rambut rontok.

Adapun cara-cara yang bisa membantu meningkatkan testosterone :

1. Menurunkan Berat Badan

Lemak tubuh berlebihan dapat menurunkan kadar testosterone, menurut sebuah studi bahwa 75 persen laki-laki yang sangat gemuk, baik muda ataupun tua, memiliki kadar testosteron yang rendah. Jadi, solusi yang tepat untuk meningkatkan kadar testosterone adalah dengan cara menurunkan berat badan.

2. Minum Kopi

Kopi dapat meningkatkan kadar testosteron. Dengan meminum 170 gram cangkir kopi setiap hari selama sebulan dapat meningkatkan rasio testosteron menjadi estrogen hampir sebanyak 200 persen pada pria yang berkelebihan berat badan meskipun efeknya tidak tahan lama. Ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsinya.

3. Tingkatkan Asupan Vitamin D

Vitamin D sebenarnya juga merupakan hormon, orang yang mempunyai kadar vitamin D yang tinggi, kadar testosteronnya lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang kadar vitamin D nya rendah. Pria dengan kadar testosterone rendah yang di beri suplemen vitamin D setiap hari selama setahun maka akan mengalami kenaikan kadar testosterone sebesar 20 persen. Vitamin D dapat mengubah testosterone ke estrogen, dimana pada saat yang sama membuat resptor pada kelenjar andrenal yang melepaskan hormone testosterone jadi lebih sensitif.

4. Mengatasi Stres

Bila seseorang stres, maka tubuhnya akan melepaskan hormon stres kortisol dalam jumlah yang banyak. Hal inilah yang dapat menghambat peran dari hormon testosterone. Ketika kadar kortisol tetap tinggi yang dialami orang dalam keadaan stres maka kemampuan untuk mereproduksi akan semakin sulit. Namun, efek hormon kortisol akan berkurang seiring dengan menurunya tingkat stres yang di alami oleh seseorang.

5. Cukup Tidur

Pria yang sudah berumur 64-74 tahun dapat menaikkan kadar testosteron dengan tidur malam yang cukup. Semakin lama mereka tidur, semakin banyak pula hormon testosteron yang beredar dalam darah mereka. Kurang tidur dapat menurunkan kadar testosteron. Kurang tidur selama seminggu saja bisa dapat menurunkan kadar testosteron hingga 15 persen.

6. Olahraga

Olahraga selain dapat menjaga kebugaran juga dapat meningkatkan kadar testosteron. Kadar testosteron akan tetap tinggi selama 48 jam ke depan setelah selesai melakukan latihan angkat beban. Namun, jangan terlalu berlebihan dalam melakukan olahraga, karena olahraga berlebihan dapat menurunkan kadar testosteron sebesar 40 persen.

7. Makan Kacang

Kacang-kacangan seperti Almond, kacang Brasil, Walnut dan kacang tanah dapat menigkatkan produksi testosteron, lemak dari kacang tersebut memiliki kadar testosteron yang sangat tinggi. Kadar asam aspartat 1 dari 20 asam amino penyusun protein yang tinggi dalam kacang-kacang tersebut dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

Pilose Antler Capsule Herbal Terbaik dan Aman Untuk Meningkatkan Hormon Testosteron


Judul Apakah Bahaya Testosteron Rendah?
Deskripsi Apakah Bahaya Testosteron Rendah? Testosteron merupakan hormone seks yang berperan penting terhadap perkembangan seksual dan reproduk...
Author
Author Rating
4/ 5 Suara
Share on Google Plus

About Nita Robi'ah Solihah

Semua Penyakit Pasti Ada Obat nya Jika Kita Selalu Berusaha dan Berdo'a
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar

RAHASIA Kulit Cantik Dari Dalam Klik Disini !!!